Lapangan Pekerjaan

Tanjung Lesung Ditarget Mampu Saingi Sentosa Singapura
Tanjung Lesung Ditarget Mampu Saingi Sentosa Singapura
JAKARTA – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Banten, telah siap beroperasi. Kawasan tersebut dapat menjadi kekuatan ekonomi bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan para pelaku bisnis yang ingin berinvestasi di KEK Tanjung Lesung.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Banten Rano Karno menjelaskan, KEK Tanjung Lesung merupakan kawasan yang bisa dikembangkan dari segala aspek antara lain pariwisata, ekonomi, dan industri. Untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut, pemerintah pusat juga sudah banyak memberikan perencanaan pembangunan jalan.

“Jadi saya berharap kepada para investor untuk berkunjung ke Tanjung Lesung. Lihat potensinya dan mari masuk untuk berinvestasi di Provinsi Banten. Karena itu, sekali lagi saya sampaikan KEK Tanjung Lesung akan kita dorong,” kata Rano Karno melalui siaran pers yang diterima Investor Daily di Jakarta, Kamis (5/1).

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata sekaligus selaku Sekretaris Dewan KEK Provinsi Banten Ali Fadillah mengatakan, pihak PT Banten West Java (BWJ) selaku pengelola telah menginvestasikan dana senilai Rp 1,4 triliun untuk membangun kawasan tersebut. Sedangkan Rp 200 miliar dari tenant yang telah memulai membangun. Dengan begitu, kesiapan dan keseriusan beroperasinya KEK Tanjung Lesung terliha jelas.

Data BWJ mencatat, secara total pengembangan KEK Tanjung Lesung hingga 2022 akan menelan dana sebesar Rp 4,24 triliun. Saat ini, ada sekitar 5 investor yang berinvestasi di KEK Tanjung Lesung, yakni Tanjung Lesung Beach Hotel, Kalicaa Villa, Beach Club, Sailing Club, dan Legon Dadap Village.

Selain itu, beberapa investor baru sudah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT BWJ untuk membangun resort serta pelabuhan wisata dan marina.

Sementara Dewan Kawasan KEK Provinsi Banten menyatakan siap untuk mengoperasikan KEK Tanjung Lesung pada 23 Februari 2015. Diperkirakan Presiden Jokowi bersedia meresmikannya.

Ali mengatakan, saat mulai operasional KEK Tanjung Lensung diikuti dengan pelaksanaan groundbreakingpembangunan Kawasan Marina dan Terminal Cruise dengan total investasi sebesar Rp 585 miliar oleh PT Pelindo II. Adapun total investasi untuk kedua proyek mencapai Rp 4,83 triliun. (ID/jnh)


Sumber: beritasatu.com